- Practice note taking whenever you are listening to something in English – only write down key words or phrases, use abbreviations for long words and always write in English. Record only the major points – you will not have time to write down the minor, unimportant details in the exam.
- Stay focused: You can only hear the audio recordings once per exercise. These tracks are relatively long (up to 5 minutes). You will hear a lot of information. You therefore need to stay focused throughout the listening phase
- Improve your vocabulary – the more words you know, the easier it will be for you to understand the listening section. Learn new vocab and save words you have trouble with by becoming an English.
- Download listening practice lessons, such as lessons on Daily English Audio and stop it at different times. Try to guess what will happen next! This is a great way to practice your ability to connect and combine ideas. Then go back and listen to the lesson in full and see how well you did.
- Take notes while you listen. Only the major points will be tested, so do not try to write down every detail. After testing, notes are collected and shredded before you leave the test center.
- Pay attention to the speaker’s tone of voice. For instance, whether the speaker sounds excited, sad or confused can help you answer questions that are about the speaker’s attitude or opinion.
- Recognize key points – who or what is the conversation about? What is the main point of the lecture? Why are they talking about this? Remember, the listening exam is testing your comprehension, not your ability to memorize and repeat what you have just heard
- Find connections between ideas – how do these points connect to the key ideas of the passage? If they do NOT connect to the key ideas, they are probably not the major ideas of the passage and you should not focus on them.
- Pay attention when someone in the exercise asks a question – often it is a clue that information is about to be given. However, this is not always true so be careful for responses that sound a lot like the answer to a question. Listen very carefully as these responses are often there to test your ability to understand the context of what you heard.
- When listening to a lecture, make note of the way the lecture is organized and the way the ideas in the lecture are connected. Referring back to your notes will help you answer questions about overall organization.
- If you are unsure of the correct response, try to figure out which choice is most consistent with the main idea of the conversation or lecture.
- Listening questions must be answered in order. Once you click on OK, you cannot go back to a previous question.
- Practice note taking whenever you are listening to something in English – only write down key words or phrases, use abbreviations for long words and always write in English. Record only the major points – you will not have time to write down the minor, unimportant details in the exam.
- Categorize the type of exercise you are listening to when taking practice listening tests. Ask yourself – is it a lecture (mostly one-sided and on academic topics) or a conversation (language is more informal, two or more people)? This will help you understand the flow of the conversation more clearly.
- Don’t forget to continue to build your English skills by listening to movies, TV and the radio in English. Doing this regularly will have a great impact.
Sunday, March 18, 2018
TIPS FOR TACKLING THE LISTENING TOEFL SECTION
Monday, November 27, 2017
AUDIT KEAMANAN INFRASTRUKTUR JARINGAN
Review
Pengguna Infra Jaringan Pada Audit Dan Impelementasinya
Audit teknologi informasi dilakukan
melalui tiga proses utama yaitu menganalisis risiko-risiko yang mungkin terjadi
dengan risk IT framework kemudian
dilanjutkan dengan mitigasi risiko dengan memetakan hasil analisis risiko ke
dalam Framework COBIT 4.1 yang kemudian akan diaudit hasilnya dengan tata
kelola yang yang sebenarnya terjadi di
perusahaan. Pengerjaan audit ini akan melalui proses pengumpulan data berupa kuisoner, wawancara,
observasi serta data-data kertas kerja audit.
Pertama dilakukan pengestimasi frekuensi
dan dampak dari risiko yang ada dengan kuisoner. Dimana kuisoner dilaksanakan
terhadap objek penilaian yang sesuai.
Pemilihan objek penilaian disesuaikan dengan diagram RACI untuk proses RR1 pada
framework Risk IT yang dipetakan dengan kondisi struktur organisasi di IM
Telkom. Menilai objek penilaian
dilakukan agar penilaian sesuai dengan sasaran terhadap unit yang bertanggung jawab dengan proses terkait..
Hasil kuisoner pada penilaian estimasi
frekuensi dan dampak risiko dipetakan dalam risk map. Risk map digunakan
sebagai alat grafik untuk mengurutkan dan menampilkan risiko dengan
mendefinisikan tingkat frekuensi dan besarnya risiko. Dari risk map akan
terlihat risiko mana yang akan menjadi
prioritas untuk dilakukan mitigasi agar mengurangi dampak dari risiko
yang mungkin terjadi.
Sumber :
http://ifindri03.blogspot.co.id/2017/11/audit-minggu-ke-4.html
AUDIT SI MENGGUNAKAN EXCEL
1) Uji Duplikasi
Mengidentifikasi record/ Informasi yang
double, misalnya Nomor Invoice double di Account Penjualan, dll. Sehingga data
pelaporan dapat dipercaya. Proses pembuatan Rekapitulasi dengan sangat cepat.
Pencarian Duplikasi Data seperti Identitas Kewarganegaraan (1 Orang memiliki
lebih dari 1 Identitas).
2) Import File untuk Dianalisa
Jika tujuan Anda adalah menyimpan
beberapa atau semua data Anda dari satu atau lebih lembar kerja Excel di
Access, Anda harus mengimpor konten lembar kerja itu ke dalam database Access
yang baru atau yang sudah ada. Ketika Anda mengimpor data, Access membuat
salinan data itu di dalam tabel yang baru atau yang sudah ada tanpa mengubah
sumber lembar kerja Excel.
3) Memeriksa Data
Jika Excel menemukan sebuah kata yang
tidak dikenali, Spelling Checker akan menanyakan kepada Anda apakah kata itu
sudah benar, dan mungkin menyarankan alternatifnya. Anda bisa membuat Excel
melewati sebuah kata sekali atau pada keseluruhan dokumen, memilih satu yang disarankan
oleh program, atau bahkan menambahkan kata baru ke dalam kamus.
Sumber:
http://taratri.blogspot.co.id/2017/11/audit-berbantuan-komputer.html
Sumber:
http://taratri.blogspot.co.id/2017/11/audit-berbantuan-komputer.html
TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER
PENGARUH TI DAN AUDIT BERBANTUAN
KOMPUTER
TABK
atau Computer Assisted Audit Techniques (CAATs) merupakan teknologi informasi
sebagai alat bantu dalam kegiatan audit. Penggunaan TABK atau CAATs akan
meningkatkan efisiensi dan efektivitas auditor dalam melaksanakan audit dengan
memanfaatkan segala kemampuan yang dimiliki oleh komputer.
PROSES
AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER
1)
Tahap Perencanaan Audit
Setiap audit menghendaki cakupan audit disesuaikan dengan tujuan audit.
Pentingnya cakupan audit adalah untuk memahami organisasi dan departemen
pemrosesan data yang akan diaudit.
2)
Survei Pendahuluan
Survei pendahuluan ini membantu auditor untuk mengidentifikasikan
problem area dan operasi ini penting untuk kesuksesan pengauditan departemen
pemrosesan data.
3)
Tahap audit Terinci
Tahap audit terinci meliputi:
a)
Fungsi pengorganisasian pemrosesan informasi.
b)
Praktek dan kebijakan sumber daya manusia.
c)
Pengoperasian komputer.
d)
Pertimbangan pengembangan dan implementasi sistem.
e)
Penerapan sistem pengoperasian. Kelima faktor ini penting dan perlu
dipertimbangkan.
4)
Pelaporan
Laporan audit didistribusikan kepada manajemen dan dewan audit. Isi
laporan ini bervariasi sesuai dengan tujuan manajemen.
APLIKASI
AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER
a)
IDEA (Interactive Data Analysis Software)
Software audit yang dapat digunakan
untuk membuat rekonsiliasi, investigasi kecurangan, internal/operational audit,
pemindahan file, mempersiapkan laporan manajemen dan analisis-analisis lainnya,
termasuk menelusuri security log.
b)
APG (Audit Program Generator)
Meninjau daftar pengungkapan dan tingkat
kepatuhan terhadap perpajakan. Hal ini dapat membantu auditor memastikan bahwa
laporan keuangan memenuhi semua unsur pengungkapan dan bahwa perusahaan klien
telah mematuhi peraturan perpajakan yang berlaku.
c)
Microsoft Excel
Microsoft Excel sebenarnya hampir sama
dengan software GAS yang lain, yaitu setelah file data diimpor atau disalin,
maka selanjutnya dapat dilakukan pengolahan/manipulasi data sesuai keperluan
audit yang dilakukan, tentunya dengan menginputkan formula-formula yang
diperlukan
Sumber:
http://taratri.blogspot.co.id/2017/11/audit-berbantuan-komputer.html
Sumber:
http://taratri.blogspot.co.id/2017/11/audit-berbantuan-komputer.html
Wednesday, November 15, 2017
Audit Tata Kelola TI
Tata
Kelola TI
Tata Kelola TI adalah suatu cabang dari tata kelola perusahaan yang terfokus pada
Sistem/Teknologi informasi serta
manajemen Kinerja dan risikonya
Kerangka Tata Kelola:
- Information Technology Infrastructure Library (ITIL)
- Control Oijectives for Information and related Technology) (COBIT)
Audit
Tata Kelola TI
Standar
audit yang digunakan adalah COBIT 5 domain Deliver, Service , dan Support (DSS)
yang fokus pada penilaian pengiriman dan layanan teknologi informasi serta
dukungannya termas uk pengelolaan masalah agar keberlanjutan layanan tetap
terjaga.
Proses Audit Sistem Informasi
Jenis
- Jenis Audit :
a. Audit kinerja
Yaitu audit yang dilakukan oleh
auditor untuk mengetahui seberapa efesien dan efektifnya kegiatan operasional
pada suatu perusahaan.
b. Audit laporan keuangan
Yaitu audit yang dilakukan oleh
auditor terhadap laporan-laporan keuangan pada suatu perusahaan, apa laporan
keuangan yang disajikan telah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan atau
belum.
c. Audit kepatuhan
Yaitu audit yang dilakukan untuk
melihat kegiatan pada suatu perusahaan apakah sudah sesuai dengan ketentuan,
peraturan dan persyaratan yang berlaku misalnya seperti perjanjian yang telah
ditetapkan dan apakah telah sesuai dengan undang-undang pada suatu negara.
Resiko
Audit:
1. Planned
Detection Risk (Risiko Penemuan yang Direncanakan) adalah risiko bahwa bukti
yang dikumpulkan dalam segmen gagal menemukan kekeliruan yang melampaui jumlah
yang dapat ditolerir.
2. Acceptable
Audit Risk (Risiko Audit yang dapat diterima) adalah ukuran ketersediaan
auditor untuk menerima bahwa laporan keuangn mengandung salah saji material
tanpa pengecualian telah diberikan.
3. Inherent
Risk (Risiko Bawaan atau Risiko Melekat) adalah penetapan auditor akan
kemungkinan adanya kekeliruan (salah saji) dalam segmen audit yang melampaui
batas toleransi, sebelum memperhitungkan faktor efektivitas pengendalian
intern.
Monday, October 2, 2017
Pengertian Audit, Teknologi, Sistem Informasi, dan Audit Teknologi Sistem Informasi
1.
Audit : evaluasi terhadap suatu
organisasi, sistem, proses, atau produk.
2.
Teknologi : sarana untuk menyediakan
barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
3.
Sistem Informasi : hardware,
software, procedure, brainware, data, network yang saling berhubungan untuk
mencapai suatu produk yang berkualitas.
4.
Audit Teknologi Sistem Informasi : proses
mengumpulkan dan mengevaluasi fakta untuk memutuskan apakah sistem komputer
yang merupakan asset perusahaan terlindungi, integritas data terpelihara,
sesuai tujuan untuk mencapai efektifitas dan efisiensi sumber daya.
Subscribe to:
Posts (Atom)